DPRD Kukar Dorong Peningkatan Kesejahteraan Petani Lewat Program Berkelanjutan

img

Anggota DPRD Kukar, Fathlon Nisa

POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR: Sektor pertanian dinilai masih menjadi tulang punggung perekonomian Kutai Kartanegara (Kukar). Karena itu, Anggota DPRD Kukar, Fathlon Nisa, menegaskan pentingnya kebijakan yang berkelanjutan untuk memastikan kesejahteraan petani benar-benar terwujud, bukan sekadar proyek infrastruktur semata.

Fathlon mengingatkan pentingnya langkah terukur dan berkesinambungan untuk menghidupkan kembali lahan pertanian yang sempat terbengkalai sejak 2019.

“Kalau kita bicara pertanian, bukan hanya soal irigasi atau saluran air, tapi bagaimana petani bisa hidup sejahtera. Mereka harus semangat kembali menggarap sawah,” ujarnya, Kamis (23/10/2025). 

Ia menjelaskan bahwa DPRD Kukar terus mendorong sinergi lintas sektor antara pemerintah daerah, dinas teknis, dan kelompok tani. Menurutnya, kerja sama ini penting agar setiap program benar-benar memberikan manfaat langsung kepada masyarakat tani.

“Kami di DPR berperan mengawal kebijakan dan anggaran, tapi di lapangan harus ada dukungan teknis dan pendampingan. Semua harus berjalan bersama,” katanya.

Fathlon menilai, kebangkitan pertanian di Kukar bisa menjadi penopang utama ketahanan pangan dan stabilitas ekonomi daerah. Apalagi, Kukar memiliki potensi lahan subur yang luas serta tradisi pertanian yang kuat di masyarakat.

“Kalau lahan yang dulu mati bisa diaktifkan lagi, hasil panen bisa naik, ekonomi masyarakat juga bergerak. Pertanian ini sebenarnya punya efek domino besar bagi Kukar,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa DPRD Kukar berkomitmen untuk memastikan program pertanian masuk dalam prioritas pembangunan daerah hingga tahun 2026. Upaya ini diharapkan mampu menekan angka pengangguran di pedesaan dan menumbuhkan sektor pertanian modern berbasis teknologi.

“Pertanian harus jadi sektor unggulan yang kembali hidup. Kami ingin generasi muda juga tertarik, bukan hanya orang tua yang turun ke sawah,” tegasnya.

Sebagai wakil rakyat, Fathlon memastikan akan terus mengawal aspirasi petani dan memperjuangkan anggaran yang berpihak pada sektor produktif. Ia berharap, dengan dukungan pemerintah dan masyarakat, pertanian di Kukar bisa bangkit dan kembali menjadi sumber kesejahteraan.

“Kalau semua kompak, pemerintah, DPR, dan petani, saya yakin Kukar bisa jadi daerah yang mandiri pangan dan petaninya sejahtera,” tutupnya.(adv/pk)